Sering Gunakan Smartphone untuk Tethering? Ini Dampak Negatif yang Perlu Kamu Tahu

NYIMAKCUY - Istilah tethering tampaknya sudah sudah tak asing lagi di telinga, khususnya bagi pengguna smartphone canggih dan terbaru. Hanya dengan membagikan koneksi internet dari smartphone ke laptop, komputer, atau smartphone lain, kita bisa online dengan mudah. Cara cepat yang hemat karena tidak perlu membeli modem, mencari WiFi, atau membeli paket internet terlebih dahulu.

Tapi, tahukah kamu bahwa tethering yang dilakukan terlalu sering membawa sejumlah dampak negatif? Ketika kamu memakai tethering di smartphone, pada dasarnya kamu telah mengubah pengaturan fungsi perangkat dari endpoint ke modem. Informasi ini akan masuk ke jaringan operator dan akan menentukan konfigurasi QoS (Quality of Services) dari koneksi data. Hasilnya jaringan internet bisa semakin cepat atau semakin lambat tergantung kondisi.
Dampak Negatif Thetering
Sumber: cakdan.com
Nah, bila smartphone terlalu sering digunakan tethering, maka kamu akan menjumpai sejumlah kondisi seperti perangkat yang sangat mudah panas. Selain itu smartphone lambat laun akan mengalami beberapa hal di bawah ini

Dampak Negatif Gunakan Smartphone untuk Tethering :

  • Baterai Smartphone Cepat Nge-Drop
Baterai Smartphone Cepat Nge-Drop
Tethering yang terlalu sering akan membuat baterai cepat drop. Alasannya, baterai perangkat dipaksa keras untuk menyuplai daya smartphone yang terkuras dan kondisi ini terjadi berulang. Jika sudah demikian, mau tak mau kamu harus sering mengisi ulang baterai.

Adanya fitur tethering memang banyak membantu, tapi itu tak berarti bisa digunakan terus-menerus. Sejatinya tethering hanya digunakan di saat terdesak seperti pulsa atau kuota mendadak habis dan tidak ada WiFi. Di saat kritis ini kamu bisa menyambungkan tethering dari smartphone sementara waktu dan mencari solusi lain untuk tetap bisa online.

  • Baterai Mudah Bengkak atau Mengembung
Baterai Smartphone Cepat Nge-Drop

Dampak negatif ini akan kamu rasakan setelah menggunakan tethering smartphone secara terus-menerus. Baterai akan cepat bengkak atau mengembung, hingga akhirnya rusak. Kamu pun jadi harus mengeluarkan bujet tambahan untuk membeli baterai baru.

Kondisi lebih parah jika ternyata smartphone milikmu menggunakan baterai tanam atau menjadi satu-kesatuan dengan komponen lainnya. Kerusakan baterai bisa menyebabkan kerusakan secara keseluruhan. Alhasil, kamu perlu mengganti smartphone lama dengan yang baru,karena kinerja perangkat menurun. Bukankah ini jauh lebih boros dan merugikan?
  • Smartphone Berpotensi Cepat Rusak
Baterai Smartphone Cepat Nge-Drop 
Selain baterai, smartphone yang digunakan tethering secara berlebihan juga bakal merusak komponen penting lainnya. Perlahan, smartphone akan cenderung mudah panas dan merusak setiap komponen di dalamnya. Akibatnya masa pakai akan semakin pendek dari seharusnya alias smartphone menjadi cepat rusak.

Untuk itu, lebih baik kamu memakai modem yang memang dirancang khusus untuk membagi internet. Bila kerepotan isi ulang pulsa XL atau operator lainnya, kamu bisa mengandalkan gerai online seperti Traveloka. Pulsa XL, Indosat, Telkomsel, dll bisa di beli kapan pun dan di mana pun dengan cepat dan hemat. Caranya mudah dan khusus untuk kamu pengguna XL bisa lihat di sini.

  • Koneksi Internet Cenderung Tidak Stabil
Koneksi Internet Cenderung Tidak Stabil

Dari sisi jaringan, koneksi internet yang dibagikan dengan tethering cenderung tidak stabil. Ini karena data yang mengalir harus melalui perangkat mobile terlebih dahulu. Smartphone memang memiliki fitur tethering, namun penggunaannya tidak dirancang sehandal transmitter khusus seperti modem.

Jadi, meski kamu menggunakan paket data dari operator kenamaan, ada di jaringan 4G, dan memilih paket yang terbaik, tetap saja internet tidak se-stabil modem. Kamu justru memaksa smartphone bekerja keras untuk menjalankan fungsi layaknya modem. Jadi, pikirkan dengan bijak dampak buruknya, jika kamu terlalu sering memakai tethering dari smartphone.

Alangkah baiknya kamu memiliki modem atau tersambung ke WiFi, bila memang butuh internet untuk keperluan tertentu. Untuk isi ulang pulsa tak perlu risau, karena kini dipermudah dengan hadirnya Traveloka. Untuk bujet modem, kini sudah banyak perangkat WiFi yang dijual murah di bawah Rp1 jutaan.

Perlu diketahui, modem memang terkadang mudah panas saat digunakan internetan. Namun itu tetap aman dan tidak merusak, karena perangkat telah didesain dan dirancang khusus untuk bisa online. Segalanya telah diperhitungkan, baik daya tahan baterai hingga kemampuannya membagi data.

Tethering bisa dibilang fitur canggih di smartphone yang sangat membantu, namun kita perlu paham risikonya bila digunakan berlebihan. Untuk itu, yuk kurangi pemakaian tethering, agar smartphone kesayangan bisa berumur panjang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Edit Photo Background Kartun Spongebob di Android

Download Game Bully: Anniversary Edition APK Terbaru Untuk Android